SPI IAIN SAS Gelar Sosialisasi Manajemen Risiko: Dorong Setiap Unit Kerja Mampu Pemetaan dan Pengelolaan Risiko

avatar Shofa Amalia
Shofa Amalia

34 x dilihat
SPI IAIN SAS Gelar Sosialisasi Manajemen Risiko: Dorong Setiap Unit Kerja Mampu Pemetaan dan Pengelolaan Risiko

Bangka, 7 Juli 2025 – Satuan Pengawasan Internal (SPI) IAIN Syaikh Abdurrahman Siddik Bangka Belitung menyelenggarakan kegiatan Sosialisasi Manajemen Risiko pada Senin, 7 Juli 2025. Kegiatan yang berlangsung di Ruang Rapat Lantai 2 Gedung Terpadu IAIN SAS Bangka Belitung ini diikuti oleh seluruh pegawai IAIN SAS, termasuk Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) formasi tahun 2024.

Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman seluruh pegawai mengenai konsep dan penerapan manajemen risiko dalam pelaksanaan tugas dan fungsi di lingkungan IAIN SAS Bangka Belitung. Melalui sosialisasi ini, SPI berharap setiap unit kerja mampu melakukan pemetaan risiko secara mandiri, menyusun langkah mitigasi, serta mengelola risiko secara efektif dan berkelanjutan.

Hadir sebagai narasumber dalam kegiatan ini adalah Aaqilatul Mumtaazah, A.Ak., M.Ak., yang menyampaikan materi bertajuk “Pedoman Manajemen Risiko”. Dalam paparannya, beliau menekankan pentingnya pemahaman mengenai identifikasi risiko, analisis dampak, penyusunan strategi mitigasi, hingga pemantauan risiko secara berkala.

“Manajemen risiko bukan hanya tanggung jawab SPI, tetapi menjadi bagian dari budaya kerja setiap unit. Dengan pemetaan risiko yang tepat, kita dapat mencegah potensi hambatan dalam mencapai tujuan organisasi,” ujar Aaqilatul dalam penyampaian materinya.

Kegiatan yang berjalan interaktif ini juga memberikan kesempatan bagi peserta untuk berdiskusi dan bertukar pengalaman terkait risiko yang mungkin muncul di unit kerja masing-masing. Respon positif ditunjukkan oleh para peserta, yang mengaku mendapatkan wawasan baru dalam mengelola risiko secara terstruktur dan sistematis.

Sebagai tindak lanjut dari kegiatan ini, SPI mendorong setiap unit kerja untuk menyusun daftar risiko (risk register), melakukan evaluasi risiko secara berkala, serta menyiapkan rencana mitigasi agar pelaksanaan kegiatan dapat berjalan efektif, efisien, dan sesuai tujuan.

Kepala Satuan Pengawasan Internal IAIN SAS Bangka Belitung, Muhamad Edy Waluyo, M.S.I, menyampaikan harapannya agar kegiatan ini dapat menjadi langkah awal dalam membangun budaya sadar risiko di lingkungan kampus.

“Dengan pemahaman yang baik tentang manajemen risiko, kita tidak hanya mampu mengantisipasi tantangan, tetapi juga meningkatkan kualitas tata kelola perguruan tinggi yang akuntabel dan berkelanjutan,” ujarnya.

Melalui kegiatan sosialisasi ini, SPI IAIN SAS Bangka Belitung berkomitmen untuk terus menguatkan sistem pengendalian internal dan mendorong terwujudnya tata kelola perguruan tinggi yang baik (good governance) di seluruh unit kerja.